Betahistine

Betahistine merupakan obat yang dipakai buat menyembuhkan penyakit Meniere, yang biasanya memunculkan pertanda vertigo, kendala rungu, serta kuping berdenging( tinnitus). Kegiatan obat ini belum dikenal seluruhnya, tetapi betahistine diyakini bisa melebarkan pembuluh darah di kuping bagian dalam serta kurangi titik berat di kuping dalam, dengan pengaruhi zat kimia yang dikenal histamine. Dampak ini yang membuat betahistine dipakai bagaikan penyembuhan dalam menanggulangi vertigo.

Merk bisnis: Vesitab, Vertikaf, Vertigosan, Versyl, Versilon, Vercure, Vastigo, Rotaver, Mertigo, Meristin, Merislon, Kurtigo, Histigo, Betaserc, Betahistine, Mesylate, Lexigo

Peringatan:

Saat sebelum komsumsi betahistine, kasih ketahui dokter bila Kamu mempunyai riwayat sesak napas, tukak alat pencernaan, porfiria, serta pheochromocytoma.

Kasih ketahui dokter bila Kamu lagi komsumsi obat- obatan yang lain, tercantum komplemen serta produk herba.

Bila hendak menempuh pembedahan ataupun pemeliharaan gigi, kasih ketahui dokter kalau Kamu lagi komsumsi obat ini.

Bila terjalin respon alergi ataupun overdosis sehabis komsumsi betahistine, lekas temui dokter.

Takaran Betahistine

Buat betahistine HCl, takaran dini konsumsi merupakan 8- 16 miligram, 3 kali satu hari. Takaran konsumsi berikutnya( takaran perawatan) merupakan 24- 48 miligram per hari.

Buat betahistine mesilate, takaran yang dipakai merupakan 6- 12 miligram, 3 kali satu hari.

Komsumsi Betahistine dengan Benar

Yakinkan buat membaca petunjuk pada bungkusan obat serta menjajaki imbauan dokter dalam memakai betahistine. Obat ini dapat disantap saat sebelum ataupun setelah makan.

Walaupun betahistine tidak mempengaruhi keahlian dalam mengemudi ataupun melaksanakan perlengkapan berat, tetapi pengidap penyakit Meniere hendaknya menyudahi mengemudi ataupun melaksanakan aktivitas yang menginginkan Fokus besar.

Janganlah mengakhiri penyembuhan melainkan atas petunjuk dokter. Dokter hendak berikan ketahui penderita bila takaran betahistine telah dapat dikurangi.

Mengkonsumsi betahistine dengan cara tertib di durasi yang serupa tiap harinya. Untuk penderita yang kurang ingat komsumsi betahistine, dianjurkan buat lekas melaksanakannya sedemikian itu terkenang, bila sela waktu dengan agenda mengkonsumsi selanjutnya tidak sangat dekat. Bila telah dekat, abaikan serta janganlah melipatgandakan takaran.

Betahistine yang disantap dengan cara tertib tidak dapat menghindari datangnya serbuan vertigo ataupun tinnitus. Hendak namun, obat ini bisa kurangi tingkatan keparahan pertanda vertigo serta tinnitus.

Interaksi Obat

Selanjutnya ini merupakan beberapa interaksi yang bisa jadi bisa terjalin bila komsumsi betahistine bersama dengan obat- obatan lain:

Bisa kurangi dampak dari betahistine bila dipakai dengan antihistamin.

Betahistine dapat merendahkan dampak obat sesak napas kalangan beta 2 agonis, semacam salbutamol serta salmeterol.

Dampak Sisi Betahistine

Dampak sisi yang bisa jadi bisa mencuat sehabis komsumsi betahistine, antara lain merupakan:

Ruam kulit.

Kulit mengerinyau.

Pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, serta kerongkongan.

Ketat nafas serta susah memakan.

Sakit kepala.

Mual serta muntah.

Perut terasa sakit serta balut.

July 22nd, 2020 by