Cara BPJS Kesehatan Tidak Dibekukan 2020

Cara BPJS Kesehatan Tidak Dibekukan 2020

Menindaklanjuti wejangan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hasil audit BPKP tahun buku 2018 dan hasil Rakornis Eselon I Kementerian/Lembaga tanggal 21 September 2020, sudah diputuskan rancangan kebijakan Pemerintah untuk laksanakan cleansing information (penonaktifan sementara) sisa Data Bermasalah untuk peserta BPJS Kesehatan.

Hal ini dilakukan bagi peserta yang tidak dilengkapi Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada segmen Peserta Non Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) jadi tanggal 1 November 2020.

Segmen Non PBI Jaminan Kesehatan yang dimaksud terdiri dari segmen Peserta dan anggota keluarga Pekerja Penerima Upah Penyelenggara Negara (ASN, Prajurit, Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia) serta Pensiunannya.

Pengecekan status NIK sanggup menggunakan tempat komunikasi dan Kanal Pelayanan Tanpa Tatap Muka yang sudah di sajikan BPJS Kesehatan.

“Hal ini dilakukan didalam rangka meningkatkan keakurasian information sehingga sanggup mengimbuhkan Pelayanan Jaminan Kesehatan yang maksimal,” tahu BPJS Kesehatan didalam keterangannya, Kamis (29/10/2020).

“Untuk melihat bagaimana langkah mengecek kelengkapan information NIK kalian, kalian sanggup menggunakan bermacam kanal service BPJS Kesehatan berbasis online.”

“Pastikan NIK kalian terdaftar! Jika tidak ada, terhitung 1 November 2020 dapat diberlakukan ketentuan registrasi kembali NIK Peserta, sehingga NIK kalian cocok bersama dengan Dukcapil.” Menurut info BPJS, proses ini dimulai bersama dengan pergantian status menjadi nonaktif selagi bersama dengan info “REGISTRASI ULANG KELENGKAPAN ADMINISTRASI UNTUK PEMUTAKHIRAN DATA. LENGKAPI DATA KK/KTP”.

Penonaktifan selagi ini tanpa kurangi hak peserta untuk meraih jaminan service kesehatan.

“Dalam proses registrasi kembali ini peserta memberikan pembaharuan NIK Dukcapil melalui kanal service Tatap Muka dan Tanpa Tatap Muka.”

October 30th, 2020 by