Penyakit Ayan, Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati Saat Kondisi Darurat

Penyakit Ayan, Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati Saat Kondisi Darurat

Penyakit Ayan, Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati Saat Kondisi Darurat

 

Otak adalah tidak benar satu organ di dalam tubuh yang perannya sangatlah penting. Pusat berasal dari seluruh sistem tubuh berasal berasal dari otak. Tak heran kalau ada problem sekecil apapun di di dalam otak, akan mempengaruhi kinerja sistem tubuh lainnya.

Otak adalah pusat berasal dari seluruh sistem saraf. Manusia punya volume otak sebesar 1350 cc yang terdiri berasal dari 100 juta sel saraf atau neuron. Otak sanggup menyesuaikan beberapa besar gerakan, tabiat dan fungsi tubuh layaknya tekanan darah, cairan tubuh, suhu tubuh dan detak jantung. Jika otak mengalami permasalahan maka akan sanggup mempengaruhi fungsi tubuh lainnya.

Salah satu kasus atau penyakit yang menyerang sistem saraf otak adalah epilepsi. Epilepsi atau banyak orang yang menyebutnya bersama dengan ayan merupakan penyakit yang banyak dijumpai di Indonesia. Bahkan kira-kira 50 juta orang di dunia menderita penyakit ayan.

Penyakit ayan atau epilepsi adalah sebuah problem terhadap sistem saraf pusat akibat pola kesibukan listrik otak yang tidak normal. Hal ini lantas mengakibatkan reaksi layaknya kejang, tabiat yang tak biasa lebih-lebih sampai hilang kesadaran.

Sebagian besar masyarakat mengenal penyakit ayan lewat kejang yang dialami seseorang secara tiba-tiba. Kejang ini nampak akibat semangat listrik terhadap otak yang melebihi batas normal. Listrik yang berlebihan selanjutnya lantas tersalurkan ke otot tubuh agar mengakibatkan reaksi kejang.

Kejang yang dialami oleh tiap tiap orang berbeda-beda, ada yang hanya berjalan beberapa menit atau hanya cuman berjalan gerakan terhadap lengan atau pergelangan kaki. Bahkan ada yang hanya layaknya memandang bersama dengan tatapan kosong.

Penyebab Penyakit Ayan

Dari biasanya kasus yang ditemukan, memang secara khusus penyebab penyakit ayan belum diketahui. Namun yang pasti, penyakit ayan adalah penyakit yang berjalan akibat ada kasus terhadap sistem saraf otak. Sehingga penyebab penyakit ayan sanggup terpengaruh oleh beberapa hal selanjutnya ini:

1. Kondisi otak

Penyakit ayan sanggup disebabkan ada rusaknya terhadap otak. Kondisi otak yang mempunyai masalah layaknya ada tumor atau penyakit stroke sanggup sebabkan terjadinya penyakit ayan. Bagi orang dewasa, mengalami stroke sanggup jadi tidak benar satu penyebab penyakit ayan.

2. Keturunan atau genetik

Penyebab penyakit ayan sesudah itu sanggup disebabkan gara-gara keturunan atau genetik. Seseorang menderita penyakit ayan sanggup diturunkan lewat gen yang berasal berasal dari keluarganya. Gen merupakan tidak benar satu penyebab utama seseorang sanggup menderita penyakit ayan ini. Bahkan pembawaan kejangnya pun sanggup tergantung berasal dari gen ayan yang diturunkan berasal dari keluarganya.

3. Adanya cedera terhadap kepala

Selanjutnya, ada cedera atau rusaknya terhadap kepala. Hal ini sanggup sebabkan seseorang jadi punya penyakit ayan. Cedera terhadap kepala sanggup disebabkan kecelakaan, terjatuh, terbentur atau cedera traumatik lainnya.

4. Cedera selagi hamil

Seorang wanita yang sedang mempunyai kandungan dan mengalami sebuah problem terhadap kehamilannya sanggup sebabkan bayi yang dilahirkan mengidap penyakit ayan. Di di dalam kandungan, bayi benar-benar sensitif terhadap rusaknya otak. Hal ini sanggup disebabkan gara-gara ada kekurangan oksigen, nutrisi yang jelek sepanjang mempunyai kandungan dan ada infeksi terhadap sang ibu.

5. Gangguan perkembangan

Penyakit ayan juga sanggup disebabkan ada problem terhadap perkembangan layaknya autisme dan neurofibromatosis. Walaupun hanya ditemukan beberapa kecil terhadap kasus penyakit ayan.

Gejala Penyakit Ayan
Secara umum, gejala utama berasal dari penyakit ayan adalah kejang-kejang. Kejang yang ditimbulkan sesuai bersama dengan problem bagian otak yang berjalan kasus dan seberapa jauh problem selanjutnya mempengaruhi saraf otaknya.

Ada dua kejang yang sanggup dibedakan yaitu kejang parsial dan kejang umum. Berikut penjelasannya:

1. Gejala parsial yaitu problem saraf yang menyerang beberapa otak. Pada gejala parsial terdapat dua kategori yaitu kejang parsial simpel yang penderitanya masih di dalam situasi mengetahui selagi penyakit ayan kambuh dan kejang parsial kompleks. Kejang parsial kompleks sebabkan penderitanya layaknya terganggu terhadap fungsi geraknya dan merasa bingung, tatapan kosong atau setengah sadar.

2. Kejang lazim adalah problem saraf otak yang mengakibatkan reaksi secara menyeluruh terhadap tubuh penderita. Berikut beberapa gejalanya:

– Kejang tonik (kaku)

– Kejang atonik (lemas sampai terjatuh)

– Kejang klonik (gerakan ritmis yang menyerang leher, wajah atau lengan)

– Mengeluarkan nada teriakan selagi kejang

– Sulit bernapas lebih-lebih sampai pucat

– Mata terbuka selagi kejang

– Tak sadarkan diri

Cara Mengobati Penyakit Ayan
Beberapa pakar medis menjelaskan belum ada metode dan obat untuk mengobati penyakit ayan. Namun terdapat beberapa obat yang sanggup menghambat terjadinya kejang. Obat selanjutnya adalah obat antiepilepsi atau OAE. Dengan mengonsumsi obat tersebut, penderita diharapkan sanggup sanggup selalu melakukan kesibukan dan kegiatannya sehari-hari bersama dengan normal.

Cara lainnya yang sanggup dilaksanakan adalah selalu waspada dan waspada tiap tiap melakukan aktivitas. Seperti gunakan helm selagi berkendara, merasa bersama dengan melakukan pola hidup yang sehat, mengonsumsi banyak makanan yang sehat dan seimbang, menjauhkan merokok, kurangi mengonsumsi minuman beralkohol dan selalu memeriksa kebugaran secara teratur terutama terhadap tekanan darah.

Untuk pengobatan penyakit ayan di rumah, ada beberapa bahan rumahan yang sanggup menopang untuk menanggulangi penyakit ayan, pada lain:

1. Air kelapa

2. Susu

3. Bawang putih yang dicampur bersama dengan air dan susu hangat

4. Garam epsom

Kunjungi Juga : Info Kesehatan

5. Jus buah dan air putih

March 21st, 2021 by