May 9th, 2018 by agent three

Guyubnya Menyiapkan Takjil di Hamamatsu Jepang Tak terasa, Ramadan di 2018 segera tiba. Ingatan saya menerawang ke belakang. Ramadan tahun lalu terasa berbeda dan berkesan. Di 2017, saat itulah pertama kalinya saya menjalani Ramadan di tanah rantau sebagai mahasiswa di Shizuoka University, Jepang. Rasa sedih pasti ada. Apalagi kalau mengingat momen berbuka puasa bersama keluarga dan para sahabat. Selain itu, banyak yang harus disiapkan dan disesuaikan ketika akan menjalani Ramadan di negeri orang, salah satunya perbedaan musim. Ramadan tahun lalu, Jepang sedang mengalami pergantian musim semi ke musim panas. Tak ayal, waktu magrib atau berbuka menjadi sekitar pukul 18.45 hingga 19.00, dan waktu subuh sekitar pukul 03.00 dini hari. Butuh energi ekstra untuk menjalani puasa yang berlangsung kurang lebih 14 jam lamanya. Namun di sisi lain, berbagai hikmah merantau saya petik, salah satunya adalah menemukan teman dan keluarga baru. Tidak hanya dari sesama WNI, melainkan juga para pelajar dari berbagai negara. Saat waktu salat tarawih tiba, kita bisa menikmati merdunya lantunan ayat suci Alquran yang indah dibacakan sesuai kekhasan negara masing-masing.Semua berkumpul dan bersua dalam Ukhuwah Islamiyah di tengah perbedaan dan keterbatasan. Sungguh, damai itu indah. Oh iya, hal yang paling ditunggu adalah saat berbuka bersama. Di momen ini, kita punya kesempatan mencicipi kuliner khas dari berbagai negara. Sebut saja nasi Biryani dari India dan Bangladesh, nasi lemak Malaysia, Semolina Bangladesh, Rabdi-rasgulla asal Turki, dan masih banyak lagi. Tak hanya kuliner dari berbagai penjuru dunia, masakan Nusantara juga turutmewarnai Ramadan tahun lalu. Sebagai pelajar Indonesia, teman-teman di sini tergabung dalam PPI (Persatuan Pelajar Indonesia), Komsat Shizuoka, Jepang. Di PPI, kami tak hanya berorganisasi. Lewat PPI, suasana Ramadan layaknya di kampung halaman hadir di Negeri Sakura. Rasa senasib sepenanggungan jauh dari keluarga membuat ikatan kami erat satu sama lain. Nah, kalau di Indonesia biasanya mengandalkan masakan rumah atau penjaja takjil di sepanjang jalan untuk berbuka, jangan harap di Jepang kita bisa menemukannya. Jadi, mau tidak mau kita dituntut menyiapkan menu sahur dan berbuka sendiri. Kalaupun ingin membeli, harus berpikir ulang apakah makanan itu halal atau tidak. Pasalnya, Provinsi Shizuoka tidak sebesar Tokyo atau Osaka yang mudah menemukan rumah makan halal. Hal itu juga yang mendorong Irene, ketua Forum Mahasiswa Shizudai (Formasi) –Shizudai adalah sebutan Shizuoka Daigaku/Shizuoka University–untuk menginisiasi kegiatan buka puasa bersama Rektor Shizuoka University, Yukihiro Ito. Selain ingin memperkenalkan apa itu puasa dan bulan Ramadan, kami juga ingin mendorong ketersediaan menu halal di kantin Shizuoka University, terutama di Kampus Shizuoka, karena notabene Kampus Hamamatsu sudah lebih dahulu menyediakan menu halal di kantinnya. Tak hanya rektor, Wakil Rektor Prof. Motihashi, dan segenap profesor pembimbing serta teman-teman mahasiswa Jepang turut hadir dalam acara itu. Bertempat di Gedung Agriculture dan berbekal bumbu soto ayam instan dengan sedikit modifikasi, acara tersebut berlangsung hangat dan meriah. Hidangan yang tersaji tak hanya soto ayam. Ada juga makanan dan minuman khas berbagai daerah Indonesia, seperti kolak khas Sulawesi bernama es palu butung. Acara lain yang tak kalah berkesan adalah pengalaman ketika harus menyiapkan takjil atau makanan berbuka puasa sebanyak 100 porsi. Kota Hamamatsu, Provinsi Shizuoka tempat saya tinggal, ternyata dihuni kurang lebih 2.000 orang Indonesia. Mereka terdiri dari gakusei (pelajar) dan kenshuusei (pekerja) beserta keluarganya. Sebagian besar keluarga ini telah belasan tahun tinggal di Jepang. Semua terwadahi dalam Keluarga Muslim Indonesia Hamamatsu (KMIH). Salah satu agenda rutin KMIH adalah iftar atau berbuka puasa bersama. Saya dan beberapa perwakilan pelajar bahu membahu berbaur bersama bundatachi–sebutan istri atau ibu-ibu yang mendampingi suaminya untuk sekolah atau bekerja di Jepang–menyiapkan makanan, sambil mendengarkan kajian dari ustaz Indonesia yang sedang safari dakwah di Jepang.Pengalaman ini menunjukkan bahwa pelajar yang merantau tidak sendiri. Ada komunitas lain yang hendaknya kita tahu dan terlibat bersosialisasi. Dari persaudaraan ini, kita bisa menimba ilmu mengenai banyak hal, mulai dari merintis usaha dari nol di Jepang, membangun keluarga, sampai mendidik anak-anak di tanah rantau. Komunitas ini sudah seperti saudara dekat. Rasa haru memuncak ketika takbir kemenangan di hari raya Idul Fitri dikumandangkan. Ucapan maaf untuk keluarga besar di rumah hanya dapat terucap dari balik layar video call. Di sisi lain, kami punya saudara dan keluarga baru di sini yang memeluk erat saling menguatkan.

Posted in Umum Tagged with:

May 9th, 2018 by agent three

Puluhan Pil Koplo Diselundupkan ke Lapas Lewat Oseng-oseng Cumi Petugas Lapas kelas II B Lumajang menggagalkan upaya penyelundupan 60 butir pil koplo ke dalam Lapas. Modusnya, pil haram itu disembunyikan di dalam lauk oseng-oseng cumi-cumi.

Pelaku yang mencoba menyelundupkan pil berjenis Trihexyphenidyl itu bernama Agustin Adi Puput. Dia merupakan istri dari salah satu warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Lumajang bernama Rohmat Dafit Firdaus.

“Benar, kami berhasil mengamankan 60 butir (pil koplo),” ujar Plh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Lumajang Joko Siyowantororejo, Rabu (9/5/2018).

Gelagat mencurigakan Puput terendus petugas saat dia mengunjungi suaminya yang divonis 1 tahun penjara karena kasus pil koplo. Sesuai aturan yag berlaku, Puput harus melewati pemeriksaan badan dan barang bawaan. Saat itulah staf KPLP Lumajang, Kristoka Perwira Negara, yang bertugas memeriksa makanan yang dibawa Puput, merasa curiga.

“Petugas mencurigai lauk cumi-cumi yang dibawa tersangka,” lanjut Joko.Lauk oseng-oseng cumi itu menimbulkan kecurigaan, karena setelah coba ditekan, teksturnya keras. Setelah dibuka, ternyata di dalamnya terdapat plastik berisi pil. Petugas pun mengamankan Puput beserta lauk cumi.

“Setelah dibongkar, ternyata di dalamnya ada bungkusan plastik berisi pil berwarna putih,” beber Joko.

Petugas semakin geleng-geleng kepala saat mengetahui bahwa di seluruh badan cumi itu diisi dengan pil berlogo Y itu. Dari dalam 3 perut cumi-cumi itu, diamankan pil koplo sebanyak 60 butir.

“Setelah mendapat petunjuk dari Kalapas, kami melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib,” tutur Joko.

Selanjutnya, kasus Puput ditangani oleh pihak kepolisian. Perempuan 35 tahun itu langsung dibawa ke Polres Lumajang untuk pemeriksaan lanjutan. Sedangkan pihak Lapas melakukan pemeriksaan intensif terhadap Dafit. “Jika terbukti ada keterlibatan, harus diproses sesuai prosedur yang ada,” tegas Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jatim Krismono.

Dia juga meminta petugas dari Lapas/ Rutan semakin jeli dan teliti saat memeriksa pengunjung dan barang bawaan.

“Kami sudah tegaskan sebelumnya kalau kami sudah nyatakan perang terhadap narkoba,” tuturnya.

Sementara upaya Dafit untuk segera keluar untuk dari Lapas pun dipastikan tertunda. Padahal, sejatinya Dafit ‘hanya’ divonis satu tahun penjara karena melanggar UU nomor 36/2009 tentang Kesehatan.

Posted in Umum Tagged with:

May 9th, 2018 by agent three

Kodam Jaya Siap Bantu Polri Tangani Rusuh di Mako Brimob Kodam Jaya belum menerima permintaan bantuan personel dari pihak kepolisian terkait penanganan rusuh di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Namun Kodam Jaya siap mengerahkan bantuan jika Polri membutuhkan dukungan.”Kodam Jaya sampai saat ini belum menerima permintaan bantuan dari Polri,” kata Kapendam Jaya Kolonel Kristomei Sianturi lewat keterangannyaKristomei menjelaskan pengerahan personel TNI tersebut sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Menurut dia, personel TNI saat ini tetap disiagakan.

“Pada dasarnya Kodam Jaya stand by apabila ada permintaan bantuan dari Polri sesuai tugas pokok TNI untuk Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang tercantum dalam UU Nomor 34 Tahun 2004,” jelas dia.

Kerusuhan di Mako Brimob terjadi pada Selasa (8/5) sekitar pukul 22.00 WIB. Pascakerusuhan, penjagaan di Mako Brimob diperketat.

Sejauh ini ada lima polisi yang tewas dalam penyanderaan oleh napi teroris di Rutan Mako Brimob. Kelima anggota tersebut adalah anggota terbaik Polri.Berikut ini identitas lima polisi yang gugur dan satu tahanan yang tewas berdasarkan data yang diterimaPolisi

1. Bripda Syukron Fadhli
2. Ipda Yudi Rospuji
3. Briptu Fandy
4. Bripka Denny
5. Bripda Wahyu Catur Pamungkas

Tahanan

Abu Ibrahim alias Beny Syamsu, napi teroris Pekanbaru

Posted in Umum Tagged with:

May 9th, 2018 by agent three

Fahri Singgung Ahok soal Rusuh di Mako Brimob, Ini Kata Adik Ahok – bursatoptaruhan Fahri Singgung Ahok soal Rusuh di Mako Brimob, Ini Kata Adik Ahok
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menuding penyebab kerusuhan di Mako Brimob itu adalah mantan pejabat yang sudah berstatus narapidana tapi tak mau dipindahkan ke lembaga permasyarakatan. Fahri kemudian menyinggung mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang ditahan di sana.

Adik yang juga pengacara Ahok, Fifi Lety Indra, menanggapi santai komentar Fahri itu. Sebab, menurut Fifi, Fahri sendiri tidak diakui oleh PKS yang disebut partainya itu.

“Kalau ini orang nggak perlu ditanggapi ya, ha-ha-ha…. PKS saja nggak terima dia, kan? Partai dia sendiri, kan? Benar nggak ini ya dia orang PKS?” kata Fifi lewat pesan singkat, Rabu (9/5/2018).Fifi tidak ambil pusing terhadap komentar Fahri itu. Dia juga tidak akan mengambil langkah hukum kepada Fahri.

“Ha-ha-ha… ngapain urusin orang nggak level gitu. PKS saja sudah nggak mau dia, kan, ha-ha-ha…,” ujar Fifi saat ditanya apakah akan melaporkan Fahri.Sebelumnya, Fahri menuding penyebab kerusuhan di Mako Brimob itu adalah seorang mantan pejabat yang sudah berstatus narapidana tapi tak mau dipindahkan ke lembaga permasyarakatan. Fahri awalnya berbicara tentang sistem keamanan di Rutan Mako Brimob terkait kerusuhan itu. Dia lalu berbicara tentang ketidakadilan di rutan hingga menyinggung Ahok.

“Aparat tak cukup berbuat adil, tapi harus tampak berbuat adil,” ucap Fahri di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/5).

“(Ahok harus dipindahkan) salah satunya. Kita kalau memakai asas kepastian hukum dan persamaan di mata hukum, harusnya dilakukan. Aparat penegak hukum kayak ada perasaan bersalah menghukum Ahok, itu dibaca orang dan itu menyebabkan ketidakpastian,” tuding Fahri.

Posted in Umum Tagged with:

May 9th, 2018 by agent three

Motornya Tabrak Trotoar, Dua Pelajar Tewas Sebuah motor menabrak trotoar di Jalan Gunungsari. Kecelakaan itu membuat dua orang yang ada di atas motor tewas. Mereka tewas di lokasi.

Korban adalah Reno Alfian (17), warga Laban Kulon, Laban, Menganti Gresik dan Maulana (19), warga Setro, Menganti, Gresik. Keduanya masih berstatus pelajar.”Berdasarkan laporan petugas di lapangan, kejadian sekitar pukul 02.15 WIB. Kejadiannya kecelakaan tunggal,” ujar Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya AKP Cinthya Dewi AriestaCinthya mengatakan kecelakaan itu berawal saat kedua korban yang berboncengan motor bernopol W 3077 MV melaju dari dari arah Wonokromo menuju ke Karang Pilang. Diduga mereka melaju dengan kecepatan tinggi. Mereka melewati Jalan Gunungsari. Di jalan itu mereka melintas jalan menikung. Entah apa yang terjadi, di jalan tikungan itu motor mereka tak terkendali dan menabrak trotoar. Mereka terempas dan jatuh ke aspal jalan.

Polisi dan petugas Command Center 112 yang mendapat laporan segera mendatangi lokasi kejadian. Dua korban diketahui sudah tak bernyawa. Jenazahnya kemudian langsung dibawa ke kamar mayat RSU dr Soetomo.

Posted in Umum Tagged with:

May 9th, 2018 by agent three

Polri Bantah Klaim ISIS Soal Dalang Rusuh di Mako Brimob Polri membantah klaim ISIS sebagai dalang kerusuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Informasi apapun yang beredar di media sosial disebut Polri sama sekali tidak benar.

“Memang di media maupun media sosial berkembang. Nah saya ada di kejadian perkara sejak tadi malam, saya lihat tahap demi tahap, proses demi proses, bahwa apa yang diklaim si A si B dari luar dan lain-lain itu sama sekali tidak benar,” Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen M Iqbal di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Rabu (9/5/2018).Iqbal kembali menyampaikan pemicu kerusuhan yaitu soal makanan. Menurutnya, tahanan di rumah tahanan (rutan) Mako Brimob memprotes soal makanan.

“Bahwa pemicunya adalah hanya sepele, pemicunya adalah masalah makanan, jadi makanan yang harus memang sesuai SOP harus diverifikasi dari kami, apakah ada barang-barang lain, itu terjadi keributan atau cekcok, itu saja, yang lain-lain tidak ada,” ujar Iqbal.

Sebelumnya, klaim dari ISIS itu disampaikan melalui Amaq News Agency, kantor berita mereka melalui aplikasi Telegram. Pesan dalam bahasa Arab tersebut kemudian dipublikasikan melalui situs kelompok intelijen SITE.”Biro berita Islamic State melaporkan pejuang mereka terlibat dalam pertarungan dengan unit anti teror di dalam penjara yang ada di Jakarta,” demikian pernyataan ISIS itu.

Sebelumnya, Polri mengimbau masyarakat tidak terhasut informasi terkait kerusuhan tersebut yang beredar di media sosial. “Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang. Tidak terhasut informasi yang ada di media sosial yang beredar,” kata Iqbal.

Posted in Umum Tagged with:

May 9th, 2018 by agent three

Hati-hati, Jangan Sampai Tertipu Travel Umrah Abal-abal Umrah merupakan impian banyak orang, mungkin Anda salah satunya. Tapi mahalnya biaya akomodasi yang harus dikeluarkan untuk menunaikan ibadah umrah di Arab Saudi membuat banyak orang harus menunda impian mereka dan berusaha menabung lebih giat.

Melihat kondisi yang demikian, sebaiknya carilah alternatif atau solusi lain agar Anda tetap bisa berangkat umrah namun juga terhindar dari biro perjalanan atau travel umrah abal-abal. Jadi hindari tawaran paket umrah dengan biaya promo yang tidak wajar atau ada indikasi aneh lainnya terutama ketika ingin melunasi biaya umrah.

Lalu bagaimana cara membedakan apakah travel umrah tersebut abal-abal atau tidak?

Pertama, Anda perlu jeli dan teliti untuk mengecek kelengkapan surat legalitas dari izin usaha travel umrah. agen perjalanan yang punya izin juga belum tentu aman. Perlu diperhatikan pula aspek lainnya seperti legalitas pembayarannya.

Sejumlah perusahaan agen perjalanan umrah bisa terindikasi abal-abal bila rekening pembayarannya tidak sesuai dengan identitas perusahaan travel yang bersangkutan. Selanjutnya sudah seharusnya mencurigai travel yang menawarkan biaya umrah di bawah rata-rata.

Bila ingin rencana umrah bisa terlaksana dengan lancar tanpa hambatan finansial, Anda bisa menabung lewat lembaga keuangan. Sudah banyak bank yang menghadirkan fasilitas tabungan umrah dan haji. Selain terjamin aman, nasabah juga tidak diperbolehkan mengambil uang sebelum jumlahnya memenuhi biaya umrah dan haji yang berlaku.

Namun tidak ada salahnya bila Anda mengikuti Undian Rejeki Fiesta. Cukup beli 1 pak Golden Fiesta atau Fiesta di berbagai supermarket, minimarket, atau Prima Freshmart selama periode 12 Maret – 16 Mei 2018.

Setelah mendapatkan kode struk, cukup kirimkan SMS dengan format FIESTA(spasi)NAMA(spasi)NO KTP(spasi)KOTA(spasi)NAMA TOKO TEMPAT MEMBELI PRODUK(spasi)KODE STRUK(spasi) NAMA PRODUK YANG DIBELI. Contoh: FIESTA RAKA 1234567890 JAKARTA PRIMA FRESHMART RGH3344 READY MEAL RENDANG. Kirim ke nomor 99910.

Pastikan Anda menyimpan struk bukti pembelian produk Fiesta karena jika beruntung menjadi pemenang, Anda diharuskan untuk menujukkan struk tersebut. Di program ini, Anda bisa mengirimkan lebih dari satu nomor undian sesuai pembelian dan struk yang Anda miliki.

Posted in Umum Tagged with:

May 9th, 2018 by agent three

Teka Teki Motif Anggota Ormas Keroyok Kopda Raden Prajurit TNI AD dari Komando Resor Militer (Korem) 062/Tarumanagara Garut, Kopda Raden Gunawan, dikeroyok 12 orang anggota ormas Paguyuban Anti Gangguan Regional (Pagar). Motif anggota ormas yang nekat mengeroyok anggota TNI itu masih teka teki.

Pengeroyokan berlangsung di halaman parkir kawasan perbelanjaan oleh-oleh Aladin, Jalan Otista, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (6/5) malam, sekitar pukul 20.00 WIBVersi Raden, saat itu ia menggunakan sepeda motor hendak membeli buah-buahan di sebuah lapak yang lokasinya berseberangan dengan Aladin. Selagi hendak berbelok menuju kios buah, dari arah yang sama melaju dua unit mobil yang ditunggangi para pelaku.

Diduga laju mobil pelaku terhalang motor milik Raden. Empat pelaku turun dari mobil dan bersitegang dengan Raden. Tak lama kemudian, Raden mengaku dikeroyok anggota ormas tersebut yang berjumlah 12 orang.

Raden tidak mengenal para pelaku. Saat dikeroyok para pelaku, Raden sempat menyampaikan bahwa dia anggota TNI.

“Dikasih tahu, tapi mereka malah terus ngomong, berani kamu sama saya katanya,” ujar Raden kepada wartawan saat ditemui di rumahnya, Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (7/5) malam.Selain dikeroyok menggunakan tangan kosong oleh belasan pelaku, Raden mengaku ditodong senjata api oleh salah seorang pelaku.

“Mereka bawa senjata warna silver. Ditodongkan,” kata Raden.

Sejauh ini pimpinan Ormas Pagar sudah mengakui ulah anggotanya terhadap prajurit TNI tersebut. Namun versi dari pengeroyok soal pemicu dan motif kasus ini belum terungkap.

Perkara pengeroyokan ini ditangani Satreskrim Polres Garut. Polisi sudah memeriksa lima orang anggota ormas Pagar yang diduga terlibat pengeroyokan. Pada Senin (07/05) sore, lima anggota ormas itu menyerahkan diri ke kantor polisi militer.

“Pasti kita akan tindak lanjuti sesuai ketentuan yang ada,” ucap Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna.

Posted in Umum Tagged with:

April 9th, 2018 by agent three

KPU Izinkan Capres Petahana Pakai Pesawat Presiden Saat Kampanye Ketua KPU Arief Budiman menuturkan petahana presiden yang kembali maju dalam Pilpres 2019 diperkenankan untuk menggunakan fasilitas kendaraan milik negara seperti pesawat kepresidenan. Alasan keamanan pun menjadi pertimbangan KPU.

“Itu kan yang melekat. Kalau nanti menggunakan alat transportasi yang tidak terstandar pengamanannya, itu kan bisa berisiko,” kata Arief di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (9/4/2018).

Ia menyebut, presiden memiliki standar fasilitas tertentu. Untuk itu, ia menyebut petahana presiden dipersilakan untuk tetap memakai fasilitas tersebut.

“Capres petahana apakah boleh pakai pesawat kepresidenan di waktu kampanye?” tanya wartawan ke Arief.”Loh itu kan yang melekat. Kalau nanti menggunakan alat transportasi yang tidak terstandar pengamanannya, itu kan bisa berisiko. Kalau kita enggak punya presiden itu risikonya besar loh. Makanya presiden itu punya standar tertentu. Pengamanannya, transportasinya. Itu melekat, dipersilakan,” jawab Arief.

Tak hanya pesawat, Arief juga mengatakan mobil dengan standar umum dapat membahayakan keselamatan presiden.

“Mobilnya. Kenapa engga pakai mobil umum saja? Oh berbahaya. Karena ada standar-standar pengamanan itu yang ditentukan,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menilai, pesawat kepresidenan sejatinya merupakan bagian dari fasilitas pengamanan yang melekat pada presiden meskipun yang bersangkutan kembali mencalonkan diri pada Pilpres 2019.
Namun, Wakil Ketua Komisi II DPR, Riza Patria, menyampaikan presiden dan wakil presiden petahana masih bisa memakai fasilitas negara dalam hal pengamanan dan mobil dinas saat kampanye, tapi tidak dengan pesawat kepresidenan.

“Presiden dan wakil presiden masih bisa menggunakan fasilitas negara, seperti pengamanan pribadi, termasuk mobil kepresidenan. Yang tidak boleh pesawat kepresidenan dan tidak boleh digunakan Istana untuk kampanye atau menerima terkait urusan kampanye, tidak boleh,” ungkap Riza, Selasa (3/4).

Posted in Umum Tagged with:

April 9th, 2018 by agent three

Debat Sandiaga vs Ratna Sarumpaet Soal Penderekan Mobil Ratna Sarumpaet ‘menyerang’ Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yang menyarankan mediasi ketimbang somasi terkait penderekan mobil. Ratna meminta Sandiaga tidak berkomentar jika tak paham dengan duduk persoalannya.

Sandiaga awalnya meminta Ratna mengurungkan niat mensomasi Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Sandiaga lebih cenderung ke mediasi.

“Dengan mediasi, ada tercapai diskursus yang justru memberikan pemahaman sosialisasi terhadap peraturan daerah ini di kalangan masyarakat kita,” kata Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (9/4/2018).
Ratna akhirnya tetap melakukan somasi kepada Dihub DKI Jakarta. Ratna berharap semua pihak bisa belajar dengan somasi yang dilayangkannya.

“Rakyat punya hak menolak apabila mereka diperlakukan melanggar undang-undang. Kalau saya biarkan, jadi ngotot-ngototan saja. Dishub bilang benar, saya bilang benar. Maka saya mengajukan klarifikasi, somasi, supaya kita semua belajar,” kata Ratna di Restoran Dapur Indonesia, Jalan Sabang, Jakarta Pusat.

Dalam somasi ini, ia meminta penjelasan tentang permasalahan penegakan peraturan daerah yang dialaminya. Menurutnya, masalah penderekan mobil saat ini sering membuat masyarakat menjadi korban.Ratna lalu mengkritik Sandiaga karena menyarankan mediasi. Menurut Ratna, somasi adalah haknya.

Menurutnya, saran Sandiaga itu muncul akibat menilai penderekan yang dilakukan Dishub sudah tepat. Menurut Ratna, Sandiaga tak perlu berkomentar jika tidak mengetahui persoalan.

“Asumsi saya, karena beliau terus menganggap saya salah. Sekarang kalau menurut saya tugasnya Pak Sandi justru memediasi kami, undang kita duduk, ini siapa yang salah. Jadi jangan suruh saya berantam lagi sama Dishub. Justru ini kalau menurut saya sih lebih baik kalau nggak tahu persoalan jangan berkomentar. Ini yang justru bikin jadi ramai. Pak Sandi masih muda, saya sudah tua, kalau diginiin terus mati cepat nanti,” ucap Ratna.Menanggapi somasi itu, Sandiaga mengatakan pihaknya akan mengikuti prosedur hukum. Kendati demikian, Sandiaga tetap berharap permasalahan ini dapat diselesaikan melalui jalur mediasi.

Menurut Sandi, Ratna sebagai orang yang peduli terhadap penegakan hukum dan pelayanan publik diharapkan memahami maksud dan tujuan mediasi yang disarankannya. Sebab, selama ini ia mengaku juga sering berkomunikasi dengan Ratna terkait penegakan perda di Jakarta.

“Kita tahu siapa Ibu Ratna Sarumpaet. Keluarganya sudah sangat terkenal. Dan saya sudah lama sekali menjalin komunikasi dengan beliau, khususnya di bidang hukum ini memang banyak sekali yang harus kita tegakkan perda-perda yang saya rasa sosialisasinya harus ditingkatkan,” katanya.

“Harapan saya, perdebatan ini diskursus ini dibawa ke sebuah diskursus untuk mensosialisasikan perda tersebut agar parkiran di wilayah DKI itu lebih tertata ke depan,” lanjut Sandiaga.Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan DKI Andri Yansyah mengatakan siap menjawab somasi itu. Bagi Andri, ini adalah kesempatan Pemprov DKi untuk menjelaskan.

“Siapapun yang mensomasi wajib hukumnya pemerintah menjawab. Kan saya bilang tadi ini adalah kesempatan pemerintah untuk menjelaskan. Itu pun juga belum tentu dia merasa puas,” kata Andri di kantornya, Jalan Taman Jatibaru, Jakarta Pusat.

Posted in Umum Tagged with: