October 30th, 2020 by publisher

739 Ribu Orang Yang Diperintahkan Vaksinasi Covid 19

Juru bicara pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengonfirmasi selagi ini pemerintah sudah memperhitungkan bermacam aspek untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Mulai berasal dari logistik hingga sumber kekuatan manusia (SDM) vaksinasi.

Dari sisi SDM-nya terdiri berasal dari dokter umum Pasang Bola
, dokter spesialis, perawat dan bidan sudah dipersiapkan. Dari knowledge Kementerian Kesehatan juga, Wiku menyebut jumlah SDM yang dipersiapkan sudah ada sebanyak 739.722 orang. Serta vaksinator di Puskesmas dan tempat tinggal sakit sebanyak 23.145 orang. Atau secara rasio sebesar 1:20 di semua Indonesia.

“Kami yakin bahwa vaksinasi yang sukses adalah aman dan efektif secara medis serta diikuti persiapan penyelenggaraan yang matang. Untuk itu kita berharap masyarakat bersabar menanti proses vaksinasi dan selalu mematuhi protokol 3M (memakai masker, merawat jarak dan mencuci tangan),” jelas Wiku didalam keterangan tertulis, Kamis (29/10/2020).

Dari knowledge Kementerian Kesehatan, lanjut Wiku, persiapan prosedur untuk merawat suhu vaksin atau cold chain sudah berlangsung bersama baik. Cold chain sendiri mempunyai tujuan untuk merawat mutu maupun efektivitasnya.

“Saat ini umumnya kesiapan cold chain yang berfaedah di Indonesia meraih 97 persen,” ungkap Wiku.

Wiku terhitung menegaskan, selagi ini kandidat vaksin-vaksin yang ada, sedang didalam tahap uji klinis fase 3. Untuk meyakinkan keamanan, dampak samping dan rentang dosis aman yang dapat digunakan untuk manusia.

“Pemerintah masih menanti hasil uji klinis fase 3, serta transfer dokumen Badan POM (Pengawas Obat dan Makanan) untuk dianalisa,” tegas Wiku.

Pemerintah utamakan upaya pengembangan vaksin dijalankan secara hati-hati dan berpedoman pada standar kesehatan. Setelah lulus uji standar kesehatan, maka Badan POM dapat mengeluarkan emergency use of authorization atau izin untuk mampu digunakaMeningkatkan Upaya Testing

Selain itu, Satgas Penanganan Covid-19 menurut Wiku terhitung terus berharap pemerintah daerah untuk terus menambah upaya testing-nya (pemeriksaan). Masyarakat diimbau untuk segera memeriksakan diri ke sarana kebugaran paling dekat andaikan mengalami tanda-tanda Covid-19.

Testing terhitung perlu dijalankan bagi masyarakat yang melaksanakan perjalanan. Dan testing terhitung menjadi prasyarat sebelum akan melaksanakan perjalanan mengfungsikan moda transportasi tertentu cocok kebijakan Menteri Perhubungan.

Terakhir, didalam menangani pandemi ini, Wiku menambahkan, bahwa keberhasilannya terkait kepada semua elemen masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kebugaran yang ketat dan selalu menerapkan 3M.

“Semakin disiplin masyarakat, patuh, maka makin efektif penanganan pandemi Covid-19,” pesan Wiku.

Posted in kesehatan Tagged with: